Tampilkan postingan dengan label Tik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tik. Tampilkan semua postingan

Jumat, 13 September 2013

Sekilas Tentang Problem Stabilitas Personal Computer


Tanda-tanda Computer mengalami Stability Problem

Problem instabilitas sistem operasi Computer pasti menyebabkan frustrasi. Gejalanya dapat terjadi kapan saja. Lalu seperti apa tanda-tanda sistem operasi PC Anda tidak stabil?
  • PC tiba-tiba Reboot

Computer Anda Boot-up dan sistem operasinya bekerja baik, namun mendadak saja PC Reboot tanpa peringatan ataupun pesan error.
image
  • PC mengalami Crash dan layar monitor Biru

Monitor berwarna biru karena Computer Anda mengalami  masalah kritis yang menyebabkan sistem operasi Windows mengalami CRASH atau di layar menampilkan pesan ERROR dari systems.
Encountering a critical error that causes the system to "crash." 
  • PC Freezes

Computer Anda beku (Freezes) – Sama sekali tidak memberi respon terhadap gerakan mouse atau aksi tekan tombol keyboard sehingg tindakan Reboot mutlak diperlukan.

Kegagalan Program Spesifik

Suatu program tertentu berhenti bekerja dan gejala Crash mulai terjadi atau tidak bisa Running  atau ter-Uninstall (terhapus) atau mengalami Freezes.

Apa saja penyebab Stability Problem

3 Penyebab Utama ketidakstabilan Computer

1.     Ketidakstabilan sistem operasi Windows

Ketidakstabilan Sistem Operasi merupakan penyebab paling sulit solusinya dibanding 2 penyebab utama lain. Alasannya PERTAMA, problem ini biasa bersifat intermittent (terputus-putus) sehingga sulit dijabarkan ke penyebab tertentu. KEDUA, banyak faktor  terlibat dan banyak sekali variasi konfigurasi Windows.
Sistem Operasi Windows tidak stabil sebagai akibat dari berbagai kasus
  • Kerusakan Sistem Operasi Windows sebelumnya disebabkan infeksi virus (yang paling sering terjadi). Pada masa lalu Computer telah terinfeksi virus dan telah dikarantina (termnated) oleh software Antivirus Anda. Tetapi fakta dalam banyak kasus, hal ini tidak cukup untuk memerangi masalah stabilitas Computer yang Anda mengalami. Virus tersebut tetap meninggalkan sisa kerusakan file yang mereka infeksi yang tetap ada pada PC Anda meskipun virusnya sudah hilang.
    Baca lebih lanjut  tentang masalah ini
  • Kerusakan yang terkait dengan Update Windows - Mematikan atau Restart Computer saat Upadate Windows & men-download Update Windows yang mengandung Error.. Lihat Contoh ini
  • Kerusakan yang terkait dengan Windows  Registry Keys - Registry Keys adalah tempat dimana Windows menyimpan semua jenis pengaturan konfigurasi. Menjalankan Registry Cleaner yang tidak bisa diandalkan atau mencoba mengedit Registry Keys secara manual tanpa didasari pengetahuan profesional dapat  menyebabkan perilaku sistem operasi yang tidak diharapkan dalam bentuk masalah ketidakstabilan PC.  Masalah ini dapat menjadi sangat sulit dilacak dan diperbaiki. Baca lebih lanjut tentang  Registry Keys

2.     Ketidakstabilan Aplikasi-aplikasi dari "Pihak Ketiga"

Aplikasi dari "Pihak Ketiga" bisa berasal dari download internet atau instalasi CD.
Aplikasi ini bisa menyebabkan Ketidakstabilan sistem operasi Windows karena :
  • Instalasi program tidak lengkap atau rusak.
  • Penggunaan kode secara buruk dan/atau program cacat – Sebagian besar kasus ini disebabkan karena programs tersebut tidak didesain dengan baik untuk bekerja bersama program lain atau tidak diuji secara menyeluruh.
  • Program sudah outdated – karena program tersebut seharusnya untuk Windows versi tertentu tetapi telah di-install ke Windows versi lebih baru.

3.     Ketidakstabilan Hardware

Solusi ketidakstabilan hardware sering mengharuskan membayar mahal untuk layanan teknisi.  Hampir setiap komponen hardware Computer Anda akan aus dan rusak dan dalam kebanyakan kasus dapat menyebabkan Reboot mendadak atau Freezes (membeku).

Tag Technorati: {grup-tag}

Vulnerability : lindungi Windows XP computer Anda, sekarang!


Windows XP adalah sistem operasi computer dari Microsoft yang masih banyak digunakan hingga saat ini, meskipun microsoft juga telah me-release operating system Windows Vista, Windows 7 dan yang terbaru Windows 8. Versi mutakhirnya adalah Windows XP Pack 3 yang selama 10 tahun terakhir masih eksis dan masih banyak pengguna setia.

Sayangnya source code Windows XP pack 2 maupun pack 3 tidak terbuka. Karena sifat tidak terbuka ini, banyak orang penasaran tentang berapa banyak sebenarnya aplikasi bawaan Windows yang vulnerable? Atau bahkan bersifat mata-mata?

Secara umum, sifat vulnerable Windows XP terletak pada ActiveX, COM+ memory handle, DCOM, GDI & GDI+, kernel, LM Hash, Metafile, ICS, NetBIOS, RPC Service, Backdoor dan Stealth accounts.

Kemudian bagaimana cara mengatasi vulnerability Windows XP?
Pilihan tindakannya yakni dengan men-disable aplikasi dan service yang vulnerable, tweaking melalui registry, kustomisasi security policies dan patch management.

Dengan menjalankan scan menggunakan sofware Advanced SystemCare 6 versi Pro (ASC 6 ini versi terbaru saat ini), masalah ini bisa diatasi oleh salah satu menunya – Vulnerability Fix.

Diawali dengan pengalaman buruk Posting Editor Windows Live Writer 2009 yang biasa saya gunakan tidak bisa dibuka sehingga perlu install ulang. Masalah pertama muncul ketika saya tidak dapat remove WLW 2009 melalui Add or Remove Programs pada Control Panel laptop saya. Terpaksa saya menghapus folder WLW folder Program Files pada Direktori C: dengan TunUp Shredder.

Masalah berlanjut ketika Windows Live Installer hanya running 1-2 menit kemudian lenyap dan tidak ada proses install WLW. Saya mencoba berkali-kali dan gagal.

Saya temukan jalan keluarnya saat melakukan SCAN total and Fix menggunakan Advanced SystemCare 6 versi Pro. Ketika scan sampai pada Vulnerability Fix, ada indikasi 102 error.
  • Dalam system security computer, istilah Vulnerability merupakan suatu kelemahan yang memungkinkan seseorang untuk masuk dan mendapatkan hak akses kedalam computer yang dituju(target). Biasanya vulnerability adalah kelemahan yang dikarenakan kesalahan setting atau disebabkan ketidaktahuan administrator.
ASC 6 Pro pun melakukan update semua file system Windows XP yang bermasalah.  Tentu saja scan total ini juga melakukan pembersihan registry  dan fungsi-fungsi fix lainnya seperti di bawah ini :

vulnerability menu pada Advanced SystemCare 6 
Setelah proses SCAN dan FIX selesai, lakukan Reboot (restart). Saya akhirnya bisa menjalankan Windows Live Writer Installer dan sukses melakukan instal ulang WLW tersebut.

Sukses posting via Windows Live Writer!

Repair Sistem Operasi Windows tanpa Install Ulang


Sebenarnya Sistem Operasi Windows handal, baik sistem operasi maupun sistem penggunaannya. Windows bersifat friendly, tetapi sayang sering ada bug. Sepertinya sengaja dibuat agar para user mem-patch sistem secara berkala. Posting ini membicarakan Cara perbaikan Windows Tanpa Install Ulang dengan menggunakan software Windows Repair.

Software Windows Repair

Dengan software Windows Repair ada beberapa kerusakan yang dapat diperbaiki, diantaranya  :
  • Repair Windows Updates
  • Repair Register System Files
  • Repair Windows Firewall
  • Repair Internet Explorer
  • Repair Network Winsock and DNS Cache
  • Reset Registry Permissions
  • Remove Policies Set By Infections
  • Repair MDAC & MS Jet
  • Unhide Non System Files
  • Reset File Permissions
  • Repair Proxy Settings
  • Repair WMI
  • Repair Hosts File C:\Systems
  • Remove Temp Files (Temporary Files)
  • Repair Icons
  • Repair CD/DVD Not Working
Ada beberapa tahap repair Windows, yaitu :
1.   Repair Kerusakan file sistem pada hardisk
Check hardisk untuk pemeriksaan adanya error pada file system. Tool yang digunakan Utility Check Disk bawaan Windows.
2.   Membersihkan Komputer dari virus, Malware, Trojan etc.
Pada tahapan ini, Anda diberikan layanan download anti malware dan antivirus, jika computer dipastikan tidak ada virus, silahkan abaikan saja.
3.   Menjalankan System File Checker
System File Cheker berfungsi memeriksa keseluruhan file sistem pada OS Windows dan  memperbaiki bila ada kerusakan. Secara default Windows sudah mempunyai Check File System atau SFC dan Anda bisa akses dengan menggunakan CMD dan ketik sfc /scannow
4.   System Restore dan Registry Backup
Pada tahapan terakhir ini Anda bisa mem-backup system restore dan registry backup sebelum Windows memperbaiki systemnya. Untuk berjaga-jaga apabila system tidak berjalan dengan semestinya, Anda dapat restore system dan restore backup registry.
5.   Start Repair
Pada Tahap ini Anda dihadapkan 3 pilihan yaitu Basic Mode, Advanced Mode dan Custom Mode. Sesudah memilih, Anda bisa melanjutkan dengan klik Start untuk memulainya.
tweaking windows repair hardisk
software Windows Repair dapat download disini
Software ini tidak sepenuhnya dapat memperbaiki Windows, namun setidaknya dapat memperbaiki Windows tanpa reinstall kecuali bila memang sudah parah nian, maka satu-satunya jalan repair Windows dengan CD bawaan yang digunakan saat pertamakali install.

Memperbaiki Instalasi (Repair Install)

Jika OS Windows XP rusak (corrupted) dan Anda tidak memiliki OS lain untuk booting, anda dapat melakukan perbaikan instalasi (Repair Install) yang bekerja sebagaimana setting (pengaturan) awal.
  • Pastikan Anda memiliki kunci (key) Windows XP yang valid.
  • Keseluruhan proses butuh waktu kurang lebih 1/2 -1 jam, tergantung spesifikasi computer Anda.
  • Jika Anda dimintai password administrator, sebaiknya Anda pilih opsi repair yang kedua, bukan yang pertama.
  • Masukkan CD Windows XP Anda dan lakukan booting dari CD tersebut.
  • Ketika sudah muncul opsi perbaikan kedua R=Repair, tekan tombol R, ini akan memulai perbaikan.
  • Tekan tombol F8 untuk menyetujui proses selanjutnya “I Agree at the Licensing Agreement”.
  • Tekan tombol R saat direktori tempat Windows XP Anda terinstal. Biasanya C:\WINDOWS Selanjutnya akan dilakukan pengecekan drive C: dan mulai menyalin file-file. Dan secara otomatis restart jika diperlukan. Biarkan CD Anda dalam drive-nya.
  • Berikutnya Anda akan melihat gambar “progress bar” yang merupakan bagian dari perbaikan, dia nampak seperti instalasi XP normal biasanya, meliputi “Collecting Information, Dynamic Update, Preparing Installation, Installing Windows, Finalizing Installation. Kemudian pilih Next.
  • Ketika ditanya untuk memasukkan kunci, masukkan kunci (key) Windows XP Anda yang valid.
  • Normalnya Anda menginginkan tetap berada dalam nama Domain atau Workgroup yang sama.
  • Komputer akan restart. Kemudian Anda akan mempunyai layar yang sama sebagaimana pengaktifan sistem ketika instalasi normal.
  • Register jika Anda menginginkannya (biasanya tidak diperlukan). Selesai.

NTOSKRNL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)

Jika Anda mendapati pesan error bahwa “NTOSKRNL not found” :
  • Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
  • Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
  • Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai. Biasaya nomor 1.
  • Pindahlah ke drive CD Drive Anda berada.
  • Tulis: CD i386. Kemudian tulis seperti dibawah ini :
  • expand ntkrnlmp.ex_ C:\Windows\System32\ntoskrnl.exe.
  • Jika Windows XP Anda terinstal di tempat lain, maka ubahlah sesuai dengan lokasinya.
  • Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT.

HAL.DLL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)

Jika Anda mendapatkan error berkenaan dengan rusak atau hilangnya file hal.dll, ada kemungkinan file BOOT.INI mengalami salah konfigurasi (misconfigured).
  • Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
  • Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
  • Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai. Biasanya nomor 1.
  • Tulis: bootcfg /list. Berfungsi untuk menampilkan isi/masukan pada file BOOT.INI saat ini.
  • Tulis: bootcfg /rebuild. Berfungsi untuk memperbaiki konfigurasi dari file BOOT.INI.
  • Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT.

Direktori \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG rusak atau hilang

Jika Anda mendapatkan error dengan tulisan :
” Windows could not start because the following files is missing or corrupt : \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SYSTEM or \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SOFTWARE”
  • Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
  • Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
  • Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai. Biasanya nomor 1.
  • Masukkan password administrator jika diperlukan.
  • Tulis: cd \windows\system32\config.
  • Berikutnya tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan.
  • Tulis : ren software software.rusak ATAU ren system system.rusak.
  • Berikutnya lagi juga tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan.
  • Tulis: copy \windows\repair\system.
  • Tulis: copy \windows\repair\software.
  • Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT.

NTLDR or NTDETECT.COM Not Found

Jika Anda mendapatkan error dengan tulisan seperti diatas :
  • Untuk partisi FAT
Silakan Anda melakukan booting dari disket Win98 Anda dan salinlah file NTLDR atau NTDETECT.COM dari direktori i386 ke drive induk/akar (root) C:\.
  • Untuk partisi NTFS
· Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
· Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
· Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki. Biasanya nomor 1.
· Masukkan password administrator jika diperlukan.
· Masukkan perintah berikut, dimana X: adalah alamat drive dari CD ROM Anda (Sesuaikan!).
· Tulis COPY X:\i386\NTLDR C\:
· Tulis: COPY X:\i386\NTDETECT.COM C:\
· Keluarkan CD anda dan ketikkan EXIT



Kamis, 12 September 2013

10 Tip Tweaking Windows XP untuk Percepatan Loading


Tips Tweak (Meningkatkan Kecepatan) Windows XP

Loading windows XP teramat lambat? Jangan terburu-buru ganti PC/laptop atau menambah RAM,  coba dulu tip Tweak (meningkatkan kecepatan) windows XP. Saya rangkum dari pengalaman saya dan diperkaya dari beberapa source.
Sebelumnya lakukan backup terlebih dahulu - Jangan lupa lakukan backup Registry sebelum melakukan Tweaking.
Karena efektifitas tips ini berbeda-beda, bisa saja berjalan baik di satu PC tapi bisa juga tidak running di komputer Anda.
Cara Back up registry :
start > run > regedit > file >export
Silahkan ketikkan nama backup.reg yang Anda berikan.  Kemudian  klik OK  dan klik Done
Tips dan Trik mempercepat (tweak) windows XP :
Matikan/disable Service Windows yg tidak diperlukan. “Ingat jika tidak Diperlukan!!”, Windows ditujukan untuk berbagai user dan tugas, maka windows membuat service yang sebenarnya tidak terlalu diperlukan. Service-service berikut ini seringkali memakan resource  tidak sedikit, dengan mendisable (non-aktif) maka computer kita bisa mendapatkan sedikit booster alias tambahan speed.

1. Service yang dimatikan :

  • Alerter (untuk kirim pesan “alert” system jaringan,  jika PC Anda stand alone sebaiknya matikan)
  • Clipbook (jarang dipakai – matikan!)
  • Computer Browser (untuk browser ke jaringan, Jika tidak terhubung matikan saja)
  • Distributed Link Tracking Client (untuk distribusi data antar clien dan server, jika stand alone matikan saja)
  • Error reporting service (Menampilkan pesan error. Jarang diperlukan – matikan saja)
  • Fast User Switching (fasilitas mempercepat penggantian user – matikan saja)
  • Help and Support (Jika Anda mengunakan windows help, maka langkah ini di-skip saja)
  • Human Interface Access Devices – matikan saja.
  • Indexing Service (mengindeks file untuk pencarian cepat, efeknya memperlambat kinerja. Matikan!)
  • IPsec Services (Mengatur policy keamanan IP) matikan!
  • Messenger (memunculkan windows messenger jika terhubung internet)
  • Net meeting Remote Desktop Sharing (untuk net meeting)
  • Remote Registry (Untuk edit registry computer lain dalam 1 jaringan. Jika stand-alone matikan saja)
  • Remote Registry Service (hampir sama seperti remote registry)
  • Secondary Logon (logon user Ke-2)
  • Routing & Remote Access (semua hal remote pasti berhubungan dengan jaringan – matikan saja)
  • Server (komputer Anda sudah menjadi server, padahal anda tidak memiliki client)
  • Telnet (berguna untuk berhubungan dengan jaringan)
  • Wireless Zero Configuration (Do not disable jika pakai Wireless terutama untuk Notebook/Laptop)
  • Workstation (Lebih baik matikan jika stand alone)
Cara mematikan service di atas :
- Start > Run > Ketik services.msc lalu klik OK
-     Cari service yang ingin anda matikan > lalu klik kanan pilih STOP atau bisa dengan double click.
-     Lalu disable kan service yang akan anda matikan.

2. Matikan System Restore

System restore bisa bermanfaat jika komputer bermasalah, namun konsekuensinya, restore point memakan ruangan cukup besar di harddisk. System restore membebani karena selalu memonitor sistem. Dengan Disable system restore maka sebagian resource bisa dialokasikan untuk hal lain.
a. Buka Control Panel
b. Klik Performance and Maintenance
c. Klik System
d. Klik System Restore tab
e. Klik ‘Turn off System Restore on All Drives’
f. Klik ‘Ok’

3. Non-aktifkan Microsoft System Sounds

Secara default MS sound systems membuat komputer bersuara ketika booting awal, shutdown, error etc. Setting suara windows memperlambat PC (terutama saat shutdown / booting awal).
Untuk non-aktifkan silahkan ikuti langkah berikut :
a. Buka Control Panel
b. Klik Sounds and Audio Devices

c. Klik tab Sounds
d. Pilih “No Sounds” dari Sound Scheme
e. Klik “No”
f.  Klik “Apply”
g. Klik “OK”

4. Mempercepat waktu Boot

Fitur dari Windows XP ini berkemampuan men-defrag ketika proses booting. Boot Defrag adalah menata file-file yang relevan dengan booting secara berurutan. Secara default fitur ini telah diaktifkan pada beberapa Build Windows, tapi beberapa dianataranya tidak, sebaiknya lakukan saja cross check terhadap fitur yang satu ini.
a. Start Menu > Run
b. Regedit
c. HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftDfrgBootOpt imizeFunction
d. Cari “Enable” dibagian kanan regedit
e. Klik “Modify”
f. Pilih “Y to enable”
g. Reboot
Tambahan :
Bootvis juga bisa dicoba, untuk memangkas waktu boot.

5. Mempercepat Performa Swapfile

Jika RAM Anda diatas 256MB, maka tweaking ini akan membuat sistem berjalan lebih cepat. Perlu diketahui Computer mengunakan setiap byte dari memori fisik yang terpasang di komputer, SEBELUM menggunakan swap file.
a. Start > Run
b. “msconfig.exe” > ok
c. Klik tab System.ini
d. Klik tanda plus pada tab 386enh
e. Klik kotak new kemudian ketik “ConservativeSwapfileUsage=1?”
f. Klik OK
g. Restart

6. Mempercepat Loading Windows Menu

Tweak ini adalah favorit saya, karena komputer kita akan terasa lebih cepat. Tweaking ini membuang waktu delay ketika kita klik menu dan windows XP menampakkan Menu.
a. Start > Run
b. Regedit > OK
c. “HKEY_CURRENT_USERControl PanelDesktop”
d. Pilih/Sorot “MenuShowDelay”
e. Klik kanan dan pilih “Modify’
f. Ketik angka “1″ ( terserah anda ). Angka 50-150 adalah kisaran yang baik, bisa disesuaikan dengan Mood Anda

7. Mempercepat Loading Program.

Tweaking ini bisa berjalan untuk sebagian besar program. Jika program tidak mau loading, silahkan dikembalikan ke setting awal.
a. Klik kanan pada icon/shortcut yg berkaitan dengan program.
b. properties
c. Pada kotak ‘target’, tambahkan ‘ /prefetch:1? diakhir kalimat.
d. Klik “Ok”
8. Mempercepat Shutdown Windows XP

Tweaking ini otomatis mengurangi waktu tunggu,  ketika windows sudah menerima instruksi SHUTDOWN

a. Start > Run
b. ‘Regedit’ > OK
c. ‘HKEY_CURRENT_USERControl PanelDesktop’
d. Sorot ‘WaitToKillAppTimeout’
e. Klik kanan dan pilih modify
f. Ubah value menjadi ‘1000?
g. Klik ‘OK’
h. Sorot ‘HungAppTimeout’
i. Klik kanan dan pilih modify
. Ubah value menjadi ‘1000?
k. Klik ‘OK’
l. ‘HKEY_USERS.DEFAULTControl PanelDesktop’ sorot WaitToKillAppTimeout’
m. Klik kanan dan pilih modify
n. Ubah value ke ‘1000?
o. Klik ‘OK’
p. ‘HKEY_LOCAL_MACHINESystemCurrentControlSetControlsorot ‘WaitToKillServiceTimeout’
q. Klik kanan dan pilih modify
r. Ubah value menjadi ‘1000?
s. Klik ‘OK’

9. Disable Windows Prefetch

a.    Start > run > regedit
b.    [HKEY_LOCAL_MACHINESYSTEMCurrentControlSetControlSessionManagerMemory
       ManagementPrefetchParametersEnablePrefetcher];
c.    Double click isi 0 untuk men-Disable.
d.    Reboot.

10. Mempercepat akses Folder dengan Disable Last Access Update

Jika anda memiliki banyak folder dan subdirectories, maka akses ke Direktory-2 Windows XP terasa sangat berat dan seringkali  hanya membuang waktu. Dengan meng-update time stamp di registry, yaitu last access update untuk semua sub directory.
Proceed with caution :
Tips nomor 10 ini  BUKAN untuk Pemula. So saya tidak saya ungkap detail langkahnya.
Setelah selesai melakukan langkah-langkah diatas, gunakan software Utility yang berfungsi merapikan kembali system registry seperti Advanced SystemCare 5, Tuneup utilities, RegCure, Registry booster etc.

(Saya tidak bertanggungjawab jika proses tweaking gagal. Segala yang Anda lakukan berdasarkan tips ini pada PC Anda merupakan tanggung-jawab dan resiko Anda sendiri.

Bagaimana Mempercepat proses running Windows XP


Kita pasti sangat berkepentingan dengan kecepatan performance Operating System Windows XP, jika Anda gunakan OS tersebut. Dengan melakukan Defrag Disk tidak terlalu meningkatkan performance Windows XP, maka Anda harus melakukan hal lain.  Berikut ini beberapa saran yang bisa Anda lakukan. Setiap saran ini dapat meningkatkan kinerja dan keandalan PC dan kebanyakan tidak membutuhkan biaya.
microsoft_windows_xp_gold

1).   Untuk menurunkan waktu boot system dan meningkatkan kinerja sistem, manfaatkan Defragmenter
        yang tersedia dalam OS Windows XP – Selain itu lengkapi PC Anda dengan Ultra-133 atau Serial ATA  
        Hard Drive dengan 8-MB cache buffer.

2.)   Untuk PC dengan RAM kurang atau sama dengan 512 MB, tambahkan memorinya. Upgrade ini relatif
        murah dan mudah namun mampu meningkatkan kinerja sistem secara dramatis.

3.)   Pastikan OS Windows XP menggunakan file system NTFS. Jika Anda tidak yakin, cara mengeceknya :
        Pertama, dobel klik icon My Computer, klik kanan drive C:, lalu pilih Properties. Lalu, periksa jenis File
        System-
nya; jika FAT32, back-up semua data penting. Lalu, klik Start, Run, ketik CMD, dan lalu klik OK.
        Pada command prompt, ketik CONVERT C: /FS:NTFS dan tekan Enter. Tunggu proses beberapa saat. 
        Anda pastikan PC bebas virus.  File system yang digunakan oleh drive bootable biasanya FAT32 atau 
        NTFS. Saya sangat menyarankan NTFS untuk keamanan, keandalan dan efisiensi dengan Harddisk    
        yang lebih besar.

4.)    Disable file indexing.
         Indexing service mengambil informasi dari dokumen dan file lain di harddisk dan membentuk index 
         keyword yang mudah dicari.”  Bayangkan!!1  Proses ini cukup membebani sistem apapun.

User bisa mencari sebuah kata, prase, atau properti di dalam sebuah dokumen, semestinya mereka memiliki ratusan atau ribuan dokumen dan tidak tahu nama file dokumen yang diinginkan. Fungsi search Windows XP masih dapat melakukan pencarian ini tanpa Indexing service. Hal ini hanya akan memperlambat computer. OS harus membuka setiap file saat diminta untuk membantu menemukan apa yang dicari.

Kebanyakan orang tidak pernah memerlukan fitur pencarian ini. Yang memerlukan hal ini biasanya mereka yang ada di perusahaan besar di mana ribuan dokumen ada di lebih dari satu server.

Begini caranya: Pertama, dobel klik icon My Computer. Lalu, klik kanan drive C:, lalu pilih Properties. Hilangkan tanda check “Allow Indexing Service to index this disk for fast file searching.” Lalu, apply changes to “C: subfolders and files,” dan klik OK. Jika sebuah peringatan atau pesan kesalahan muncul (seperti “Access is denied“), klik tombol Ignore All.

5.)    Update driver video dan chipset motherboard PC. Juga, update dan setting BIOS.

6.)    Kosongkan folder Windows Prefetch setiap tiga bulan. Windows XP dapat “prefetch” data dan aplikasi yang sering digunakan. Hal ini membuat proses terlihat lebih cepat saat dibuka. Ini bagus. Tetapi semakin lama, folder prefetch mungkin menjadi penuh dengan referensi ke file dan aplikasi yang sudah lama tidak digunakan. Saat itu terjadi, kinerja sisten Windows XP menjadi semakin lambat. Tidak ada yang penting di folder ini, dan semua isinya aman untuk dihapus.

7.)    Sekali sebulan, jalankan disk cleanup. Begini caranya: dobel klik icon My Computer.
Lalu klik kanan drive C: dan pilih Properties. Klik tombol Disk Cleanup – di sebelah kanan grafik kapasitas – dan hapus semua file temporary.

8.)    Di Device Manager, dobel klik di IDE ATA/ATAPI Controllers device, dan pastikan bahwa DMA enabled untuk setiap drive yang sudah Anda hubungkan ke Primary dan Secondary controller. Lakukan hal ini dengan dobel klik di Primary IDE Channel. Lalu klik tab Advanced Settings. Pastikan Transfer Mode diset ke “DMA if available” untuk kedua Device 0 dan Device 1. Lalu ulangi proses ini pada Secondary IDE Channel.

9.)    Upgrade pengkabelan. Karena teknologi hard-drive berkembang, keperluan pengkabelan untuk mencapai peningkatan kinerja ini menjadi semakin ketat. Pastikan menggunakan kabel 80-wire Ultra-133 di semua perangkat IDE Anda dengan konektor yang sesuai dengan soket Master/Slave/Motherboard. Di setiap ujung kabel hanya boleh ada satu perangkat; menghubungkan sebuah drive ke tengah konektor di kabel akan menyebabkan masalah. Dengan hard drive Ultra DMA, masalah ini akan menghindarkan drive dari beban maksimal. Juga, karena kabel ini tindak mendukung “cable select,” lokasi setiap drive di kabel sangat penting. Karena itu, kabel disusun sehingga posisi drive jelas.
10.)    Hapus semua spyware dari komputer. Gunakan program gratis seperti AdAware dari Lavasoft atau SpyBot Search & Destroy. Setelah program diinstall, pastikan untuk mengecek dan mendownload semua update sebelum memulai pencarian Anda. Semua program yang ditemukan bisa dihapus. Semua program gratis yang memerlukan spyware untuk berjalan tidak akan berfungsi lagi karena bagian spyware telah dihapus.

11.)  Hapus semua program yang tidak diperlukan dan item dari Windows Startup secara rutin menggunakan MSCONFIG. Begini caranya: Pertama, klik Start, klik Run, ketik MSCONFIG, dan klik OK. Klik tab StartUp, lalu hilangkan tanda check item yang tidak ingin Anda jalankan saat Windows berjalan. Tidak yakin item apa itu? Masuk ke WinTasks Process Library. Ini berisi system processes yang dikenal, aplikasi, termasuk referensi spyware dan penjelasannya. Atau ketahui dengan mencarinya dengan nama file menggunakan Google atau mesin pencari lain.
12.)    Hapus program yang tidak perlu atau tidak dipakai melalui Add/Remove Programs di Control Panel.

13.)    Matikan semua animasi yang tidak diperlukan, dan disable active desktop.
Kenyataannya, untuk kinerja optimal, mastikan semua animasi. Windows XP menawarkan beberapa setting berbeda di bagian ini. Begini cara melakukannya:
Pertama klik icon System di Control Panel. Lalu, klik di tab Advanced. Pilih tombol Settings di bawah Performance. Silakan bermain-main dengan pilihan yang ditawarkan di sini.

14.)    Cobalah beberapa tweak kinerja registry yang ditawarkan Tweak XP.

15.)   Kunjungi situs update Microsoft Windows secara teratur, dan download semua update critical. Download semua update optional.

16.)    Update software anti-virus setiap minggu, bahkan harian. Pastikan hanya ada satu software anti-virus yang diinstall. Mencampur software anti-virus akan mengurangi kinerja dan kehandalan.

17.)    Pastikan hanya ada kurang dari 500 jenis font diinstall di komputer. Lebih banyak font, sistem akan semakin lambat.

18.)    Jangan mempartisi hard drive. File sistem NTFS Windows XP berjalan lebih efisien di satu partisi yang besar. Data tidak akan aman pada partisi yang terpisah, dan format ulang tidak diperlukan untuk menginstall ulang operating system. Menggunakan partisi sama saja dengan menggunakan folder. Misalnya, daripada meletakkan semua data Anda di drive D:, letakkan di folder bernama “D drive.” Anda akan mendapatkan manfaat yang sama dengan partisi terpisah, tapi dengan penurunan kinerja sistem.
Juga, harddisk Anda tidak akan dibatasi oleh ukuran partisi; walaupun, akan dibatasi oleh keseluruhan harddrive. Ini berarti Anda tidak akan perlu merubah ukuran partisi.
Pekerjaan ini dapat memakan waktu dan juga dapat menyebabkan kehilangan data.

19.)    Cek RAM sistem untuk memastikan bekerja dengan bagus. Saya sarankan menggunakan program gratis bernama MemTest86. Hasil downloadnya berupa CD atau disket bootable (terserah Anda), yang akan menjalankan sepuluh tes panjang ke memori PC secara otomatis setelah Anda boot ke disk yang Anda buat. Jalankan semua tes sampai paling tidak tiga dari sepuluh tes terlewati. Jika program menemukan error, matikan komputer, cabut memori (anggap Anda memiliki lebih dari satu) dan jalankan tes lagi. Ingatlah, memori yang rusak tidak dapat diperbaiki, hanya bisa diganti.

20.)    Jika PC memiliki CD atau DVD recorder, cek website pabriknya untuk mengupdate firmware. Pada beberapa kasus Anda bisa mengupgrade recordernya supaya lebih cepat. Yang jelas, ini gratis.

21.)   Disable service yang tidak perlu. Windows XP menjalankan banyak service yang biasanya tidak diperlukan. Untuk mengetahui service mana yang dapat Anda disable, kunjungi situs Black Viper untuk konfigurasi Windows XP.

22.)    Jika Windows Explorer Anda sering crash dan OS Anda rusak, ikuti tips berikut ini:
buka My Computer, klik Tools, lalu Folder Options. Sekarang klik tab View. Scroll ke “Launch folder windows in a separate process,” dan enable pilihan ini. Anda harus mereboot komputer Anda.

23.)   Sedikitnya sekali setahun, buka casing komputer dan tiup semua debu. Saat melakukannya, cek bahwa semua kipas berputar dengan bagus. Juga periksa kapasitor motherboard yang menggelembung.
Mengikuti saran ini seharusnya menghasilkan peningkatan yang nyata pada kinerja dan kehandalan komputer Anda. Jika Anda masih ingin mendefrag disk, ingatlah bahwa manfaat utamanya akan membuat data Anda dapat diperbaiki jika drive crash.


Trick of Maximizing the Internet Connection Without Tricks or Tools Software


Sebenarnya banyak tools atau software yang bisa dipakai untuk mempercepat koneksi internet baik FREE atau berbayar seperti Speed ConnectInternet Accelerator, WebAccelerator, Ashampo Internet Accelerator, Fos SpeedConsole dan lainnya. Kita lakukan trick ini dengan memodifikasi default konfigurasi MODEM dan default konfigurasi PORT pada hardware komputer. Kita lakukan pengubahan value registry atau tweak registry.
Bagi anda yang  suka browsing tentunya penggunaan internet menjadi sesuatu yang tidak bisa dipisahkan. Apalagi jika hal tersebut menyangkut pekerjaan. Misalnya untuk cek email, update blog, mencari informasi dan sebagainya. Jika koneksi internet anda sudah broadband, 3G dan sekelasnya mungkin tidak bermasalah  namun jika koneksi internet anda masih menggunakan dial-up apalagi bila masih menggunakan Modem GPRS, maka terpaksa harus bersabar dengan koneksi internet yang “sangat lambat.”
Saya membicarakan cara mempercepat koneksi internet dengan Tweak Registry pada komputer dan tweak konfigurasi browser Mozilla Firefox  dengan harapan tips dan triks ini, menjadikan koneksi internet menjadi lebih baik.
Ada beberapa setingan yang harus dirubah di registry komputer, seperti Setting Shared Folder dan boot jika komputer Anda terhubung dengan jaringan komputer lain, setting file temporary pada browser, Cache DNS, mengurangi Bandwidht Update Windows dan lain-lain. Kali ini yang akan kita lakukan adalah Optimalisasi DNS Lookup. Ini adalah salah satu cara untuk meningkatkan atau mempercepat koneksi internet, dan untuk mengubahnya kita bisa menggunakan software TCP/IP Optimizer.

Kita akan mengubah tweak registry yang ada di komputer  (tanpa software). Caranya :
1. Klik menu Start > Run
2. Pada kotak dialog Run ketikkan regedit, lalu klik OK.
3. Cari alamat registry ini:
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\Current ControlSet\Services\Tcpip\ServiceProvider.
4. Setelah berada di direktori ServiceProvider ubah nilai-nilai yang ada dibawah ini semuanya diubah menjadikan  nilai angkanya  “1”
DnsPriority=7
HostsPriority=6 
LocalPriority=5 
NetbtPriority=8 
Menjadi :
DnsPriority=1
HostsPriority=1 
LocalPriority=1 
NetbtPriority=1 
Dengan cara klik 2 kali pada  DnsPriority, kemudian ganti angka 7 menjadi angka 1. Dan seterusnya hingga Anda lakukan pada NetbtPriority
Tutup registry dengan cara klik kiri FILE dan klik EXIT 
Terakhir RESTART komputer.
Sangat mudah sekali bukan? 
--------------------------------------------------
POSTINGAN TERKAIT :

Tips Computer : Mempercepat akses Windows XP



Secara default waktu yang dibutuhkan  untuk akses Windows Operating System XP pack 2 atau pack 3 tidak lebih 2 menit sejak computer dinyalakan. Namun karena ketidaktahuan user saat setting Windows pertama kalinya menyebabkan terlalu lama menunggu.

Tip penggunaan Operating System Windows XP

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mempercepat loading Windows atau mengurangi loading time, di antaranya berikut ini :

Mengurangi icon di desktop serta tidak menggunakan wallpaper yang memakan banyak memory. Ganti wallpaper dengan background berwarna, serta gunakan Desktop Cleanup Wizard yang ada bisa ditemui dengan klik kanan pada desktop untuk membersihkan icon.

Anda juga bisa mempercepat akses Windows XP anda dengan mematikan semua fitur grafik dan efek tersedia pada Windows XP.  Caranya anda klik kanan di My Computer, terus pilih My properties, setelah itu tekan tombol Performance Setting, matikan semua fitur yang anda rasa tidak perlu atau anda bisa memilih adjust for better performance.

Jangan lupa menjalankan defrag secara berkala. Jika Anda sering menambah atau mengurangi program di komputer, bersihkan registry secara rutin.

Anda juga perlu remove program yang loading secara otomatis saat memulai Windows (start windows XP). Tentu saja, hanya program-program yang tidak dibutuhkan yang perlu Anda non-aktifkan.

Caranya dengan menghapus semua isi folder startup dan membuka msconfig via Start | Run.

Gunakan fitur File and Transfer Setting Wizard untuk transfer file dan setting ke computer baru. Caranya :
  1. klik  Start  |  AllPrograms  |  Accessories  |  System Tools.
  2. Kemudian jalankan File and Transfer Setting Wizard.
Gunakan pengecualian pada security setting di IE (Internet Explorer), agar proses update melalui halaman Windows Update berjalan lancar.

Bagaimana Caranya?
  • Buka Internet Option di menu Tools pada Internet Explorer. Klik tab Security, pilih Trusted Site dan klik tombol Sites. Isikan nama situs Windows Update, hilangkan tanda centang pada option Require server verification... dan klik OK.
Jika Anda kehilangan serial number Windows XP, gunakan freeware Magical Jelly Bean Keyfinder dari :
  • http://www.magicaljellybean.com/keyfinder.shtml.
Jika nama yang teregister dalam Windows XP Anda tidak sesuai, perbaiki melalui registry. Caranya :
  1. Buka registry dan pilih MY Computer. Klik menu Edit|Find dan ketik RegOwner.
  2. Jika sudah ditemukan, klik kanan, pilih Modify dan isikan nama yang sesuai.
  3. Perubahan ini bisa juga dilakukan di key RegCompany.
Selain itu untuk mempercepat Windows XP dan menjaga kestabilan dari gangguan sistem security akibat serangan virus Trojan atau virus lain, maupun spyware, maka Anda disarankan :
Untuk software tweaking dan maintenance sistem, gunakan :
Terakhir, matikan semua startup yang tidak diperlukan di Windows XP, caranya :
  1. Pilih "run" di "start" menu terus ketik "msconfig" terus pilih "startup" di pojok kanan.
  2. Lalu matikan semua startup yang anda anggap tidak berguna.


Computer Internet : Percepat browsing terkait QoS Packet Scheduler

Kita sering kesal dengan lambatnya koneksi internet. Ada 2 tip untuk solusi cepat. Trik ini memang tidak akan melipat gandakan kecepatan koneksi, namun setidaknya akan mempercepat koneksi internet.

Tip Pertama

Matikan komponen (parameter) Windows yang tidak dipergunakan untuk kebutuhan umum, yaitu, QoS Packet Scheduler. QoS (Quality of Service) disediakan oleh system operasi windows dimaksudkan untuk memastikan jaringan berjalan lancar. Komponen ini menyediakan kontrol trafik jaringan (network traffic control – termasuk didalamnya kontrol rate of flow dan layanan prioritas jaringan. Jika Anda tidak menggunakan komputer jaringan atau pakai computer rumahan atau laptop pribadi, maka komponen ini tidak diperlukan. Apalagi operasi paket ini memakan resource bandwidth hingga 20%. Bandwith sebesar itu sayang sekali jika terbuang percuma untuk implementasi QoS Packet Scheduler.

Jika koneksi internet yang Anda pakai masih juga lambat, Anda harus menghubungi provider atau ISP (Internet Service Provider) tempat berlangganan untuk meningkatkan bandwidth. Tentu saja anda harus upgrade layanan.

Langkah-langkah untuk mematikan QoS pada Windows XP :
  • LOGIN sebagai Administrator atau user setingkat dengan Administrator pada saat masuk Windows
  • Klik Start, Control Panel dan klik Network Connections
  • Klik kanan jenis koneksi yang anda gunakan, kemudian klik Properties (Ini bagian yang penting, jadi jangan salah untuk memilih koneksi yang anda pakai)
Internet network for website design
Qos_network internet for website design
  • Kemudian klik OK dan tutup semua jendela yang telah anda buka sebelumnya
Untuk Windows versi terbaru, mungkin akan berbeda langkah-langkah kerjanya. Tetapi intinya, anda harus menemukan konfigurasi yang anda pakai untuk koneksi internet dan mematikan QoS Packet Scheduler.

CATATAN
Jika Anda pengguna versi Windows XP, sering ada kegagalan saat menghapus tanda check, sepertinya QoS Packet Scheduler terkunci (locked), seperti pernah saya alami. Jika demikian Anda lakukan tips kedua untuk maksud yang sama.

Tips kedua

Meningkatkan akselerasi (kecepatan) bandwith (kapasitas pengiriman data).

* Click START –> RUN --> tuliskan "gpedit.msc" (tanpa tanda kutip )
* Setelah itu masuk ke group policy editor, masuk ke :

   Local Computer Policy  -->  Computer Configuration  --> Administrative Templates —> Network
   ------->   QOS Packet Scheduler  -->  Limit Reservable Bandwidth

* pilih ENABLE reservable bandwidth, lalu ganti 20% menjadi 0

Tips kedua ini lebih memungkinkan berhasil dalam meningkatkan speed dalam melakukan browsing.



[Source]

Tips for Windows : 100 fungsi keyboard shortcuts


Keyboard computer for website design

Bekerja dengan computer dan internet untuk memgelola website (blog) atau melakukan pekerjaan lain yang terkait dengan computer akan lebih efektif dan efisien jika kita memanfaatkan fungsi-fungsi tombol keyboard dengan maksimal. Faktanya kebanyakan user computer tidak melakukan atau memang tidak mengenalinya. Berikut ini daftar fungsi-fungsi tersebut.
CTRL+C (Copy)
CTRL+X (Cut)
CTRL+V (Paste)
CTRL+Z (Undo)
DELETE (Delete)
SHIFT+DELETE (Delete the selected item permanently without placing the item in the Recycle Bin)
CTRL while dragging an item (Copy the selected item)
CTRL+SHIFT while dragging an item (Create a shortcut to the selected item)
F2 key (Rename the selected item)
CTRL+RIGHT ARROW (Move the insertion point to the beginning of the next word)
CTRL+LEFT ARROW (Move the insertion point to the beginning of the previous word)
CTRL+DOWN ARROW (Move the insertion point to the beginning of the next paragraph)
CTRL+UP ARROW (Move the insertion point to the beginning of the previous paragraph)
CTRL+SHIFT with any of the arrow keys (Highlight a block of text)
SHIFT with any of the arrow keys (Select more than one item in a window or on the desktop, or select text in a document)
CTRL+A (Select all)
F3 key (Search for a file or a folder)
ALT+ENTER (View the properties for the selected item)
ALT+F4 (Close the active item, or quit the active program)
ALT+ENTER (Display the properties of the selected object)
ALT+SPACEBAR (Open the shortcut menu for the active window)
CTRL+F4 (Close the active document in programs that enable you to have multiple documents open simultaneously)
ALT+TAB (Switch between the open items)
ALT+ESC (Cycle through items in the order that they had been opened)
F6 key (Cycle through the screen elements in a window or on the desktop)
F4 key (Display the Address bar list in My Computer or Windows Explorer)
SHIFT+F10 (Display the shortcut menu for the selected item)
ALT+SPACEBAR (Display the System menu for the active window)
CTRL+ESC (Display the Start menu)
ALT+Underlined letter in a menu name (Display the corresponding menu)
Underlined letter in a command name on an open menu (Perform the corresponding command)
F10 key (Activate the menu bar in the active program)
RIGHT ARROW (Open the next menu to the right, or open a submenu)
LEFT ARROW (Open the next menu to the left, or close a submenu)
F5 key (Update the active window)
BACKSPACE (View the folder one level up in My Computer or Windows Explorer)
ESC (Cancel the current task)
SHIFT when you insert a CD-ROM into the CD-ROM drive (Prevent the CD-ROM from automatically playing)
Dialog Box Keyboard Shortcuts
CTRL+TAB (Move forward through the tabs)
CTRL+SHIFT+TAB (Move backward through the tabs)
TAB (Move forward through the options)
SHIFT+TAB (Move backward through the options)
ALT+Underlined letter (Perform the corresponding command or select the corresponding option)
ENTER (Perform the command for the active option or button)
SPACEBAR (Select or clear the check box if the active option is a check box)
Arrow keys (Select a button if the active option is a group of option buttons)
F1 key (Display Help)
F4 key (Display the items in the active list)
BACKSPACE (Open a folder one level up if a folder is selected in the Save As or Open dialog box)
m*cro$oft Natural Keyboard Shortcuts
Windows Logo (Display or hide the Start menu)
Windows Logo+BREAK (Display the System Properties dialog box)
Windows Logo+D (Display the desktop)
Windows Logo+M (Minimize all of the windows)
Windows Logo+SHIFT+M (Restore the minimized windows)
Windows Logo+E (Open My Computer)
Windows Logo+F (Search for a file or a folder)
CTRL+Windows Logo+F (Search for computers)
Windows Logo+F1 (Display Windows Help)
Windows Logo+ L (Lock the keyboard)
Windows Logo+R (Open the Run dialog box)
Windows Logo+U (Open Utility Manager)
Accessibility Keyboard Shortcuts
Right SHIFT for eight seconds (Switch FilterKeys either on or off)
Left ALT+left SHIFT+PRINT SCREEN (Switch High Contrast either on or off)
Left ALT+left SHIFT+NUM LOCK (Switch the MouseKeys either on or off)
SHIFT five times (Switch the StickyKeys either on or off)
NUM LOCK for five seconds (Switch the ToggleKeys either on or off)
Windows Logo +U (Open Utility Manager)
Windows Explorer Keyboard Shortcuts
END (Display the bottom of the active window)
HOME (Display the top of the active window)
NUM LOCK+Asterisk sign (*) (Display all of the subfolders that are under the selected folder)
NUM LOCK+Plus sign (+) (Display the contents of the selected folder)
NUM LOCK+Minus sign (-) (Collapse the selected folder)
LEFT ARROW (Collapse the current selection if it is expanded, or select the parent folder)
RIGHT ARROW (Display the current selection if it is collapsed, or select the first subfolder)
Shortcut Keys for Character Map
After you double-click a character on the grid of characters, you can move through the grid by using the keyboard shortcuts:
RIGHT ARROW (Move to the right or to the beginning of the next line)
LEFT ARROW (Move to the left or to the end of the previous line)
UP ARROW (Move up one row)
DOWN ARROW (Move down one row)
PAGE UP (Move up one screen at a time)
PAGE DOWN (Move down one screen at a time)
HOME (Move to the beginning of the line)
END (Move to the end of the line)
CTRL+HOME (Move to the first character)
CTRL+END (Move to the last character)
SPACEBAR (Switch between Enlarged and Normal mode when a character is selected)
m*cro$oft Management Console (MMC) Main Window Keyboard Shortcuts
CTRL+O (Open a saved console)
CTRL+N (Open a new console)
CTRL+S (Save the open console)
CTRL+M (Add or remove a console item)
CTRL+W (Open a new window)
F5 key (Update the content of all console windows)
ALT+SPACEBAR (Display the MMC window menu)
ALT+F4 (Close the console)
ALT+A (Display the Action menu)
ALT+V (Display the View menu)
ALT+F (Display the File menu)
ALT+O (Display the Favorites menu)
MMC Console Window Keyboard Shortcuts
CTRL+P (Print the current page or active pane)
ALT+Minus sign (-) (Display the window menu for the active console window)
SHIFT+F10 (Display the Action shortcut menu for the selected item)
F1 key (Open the Help topic, if any, for the selected item)
F5 key (Update the content of all console windows)
CTRL+F10 (Maximize the active console window)
CTRL+F5 (Restore the active console window)
ALT+ENTER (Display the Properties dialog box, if any, for the selected item)
F2 key (Rename the selected item)
CTRL+F4 (Close the active console window. When a console has only one console window, this shortcut closes the console)
Remote Desktop Connection Navigation
CTRL+ALT+END (Open the m*cro$oft Windows NT Security dialog box)
ALT+PAGE UP (Switch between programs from left to right)
ALT+PAGE DOWN (Switch between programs from right to left)
ALT+INSERT (Cycle through the programs in most recently used order)
ALT+HOME (Display the Start menu)
CTRL+ALT+BREAK (Switch the client computer between a window and a full screen)
ALT+DELETE (Display the Windows menu)
CTRL+ALT+Minus sign (-) (Place a snapshot of the active window in the client on the Terminal server clipboard and provide the same functionality as pressing PRINT SCREEN on a local computer.)
CTRL+ALT+Plus sign (+) (Place a snapshot of the entire client window area on the Terminal server clipboard and provide the same functionality as pressing ALT+PRINT SCREEN on a local computer.)
m*cro$oft Internet Explorer Navigation
CTRL+B (Open the Organize Favorites dialog box)
CTRL+E (Open the Search bar)
CTRL+F (Start the Find utility)
CTRL+H (Open the History bar)
CTRL+I (Open the Favorites bar)
CTRL+L (Open the Open dialog box)
CTRL+N (Start another instance of the browser with the same Web address)
CTRL+O (Open the Open dialog box, the same as CTRL+L)
CTRL+P (Open the Print dialog box)
CTRL+R (Update the current Web page)
CTRL+W (Close the current window)


Tag Technorati: {grup-tag}

How to solve the problem of slow when opening folders


Mengatasi folder yang lambat saat dibuka

Kelambatan dalam mengakses sesuatu di internet atau Personal Computer tentu menimbulkan kekesalan. Kelambatan yang terjadi pada perangkat komputer Anda salah satu penyebabnya adalah karena setting yang berkaitan dengan folder pada komputer Anda. Atau lebih jelasnya ke pokok persoalan : Pernahkah menghadapi masalah ketika dibuka folder, folder sangat lambat untuk menampilkan isinya?
Pada kasus ini, banyak orang menyangka lebih disebabkan karena folder tersebut berisi file berukuran sangat besar, seperti video, aplikasi, software atau image ukuran besar atau sangat banyak (misalnya hingga ribuan gambar) atau jumlah file dalam folder yang besar. Benarkah demikian. Ketika saya mencoba mengurangi isi folder itu untuk memperkecil ukuran, ternyata tidak ada perubahan yang terjadi.

Kemudian saya pun menyangka Laptop saya terserang virus. Maka saya lakukan scan dengan Antivirus terbaru untuk memastikan benar-benar bebas virus. Tetapi saya tetap merasa tidak ada perubahan hingga akhirnya setelah browsing di Google saya temukan langkah-langkah sederhana dan mudah. Yaitu dengan sedikit pengaturan setting seperti dibawah ini :

Langkah-langkah mengatasi folder yang lambat saat dibuka :

  • Klik kanan folder yang bermasalah tersebut. Lalu pilih Properties pada list menu yang muncul.
folder lambat dibuka 4 website design
Gambar 1
  • Setelah muncul kotak dialog Folder Properties, klik tab Customize
folder lambat dibuka for website design
tab Customize
  • Pada dropdown Optimize this folder for, pilih item yang sesuai dengan isi folder. Sebagai contoh, jika folder tersebut berisi file-file Video, pilih item Video. Namun, bagaimana jika folder tersebut terdiri atas berbagai jenis tipe file? Jika demikian, silakan Anda memilih salah satu item apa saja yang mewakili tipe file terbanyak di folder tersebut.
mengatasi folder yang lambat saat dibuka
Dropdown menu
  • Berikan tanda cek atau centang pada checkbox Also Apply this template to all subfolder. Terakhir, klik tombol OK
mengatasi folder yang lambat saat dibuka
checkbox

Mengatasi folder yang lambat saat dibuka bukanlah hal yang sulit.

Silakan coba buka folder yang sudah Anda setting sesuai dengan langkah-langkah diatas. Jika tahap-tahapnya benar seharusnya sekarang menjadi lebih cepat dari sebelumnya.

How to Get jv16 PowerTools 2012 2.1.0.1081 / Full Serial


Setiap user computer hardware pasti ingin kondisi computer sehat, stabil dan registry juga sehat. Namun selama pemakaian computer selalu dikuti resiko infiltrasi virus, malmare, psyware, kerusakan registry etc.. Secara umum kinerja computer tidak optimal jika ada pembiaran, tidak mau tahu atau tidak meng-control kondisi system, software dan hardware.
Bicara kinerja PC dan kesehatan registry, saya menemukan software bagus dan  penggunaannya simpel yaitu jv16 PowerTools 2012 2.1.0.1081 Beta 3.  Saya terkesan ketika suatu pagi 04.31 AM membuka untuk pertamakalinya, langsung disodori informasi ini :
[04:31:47 - Tip]: Your system has now been analyzed. The health score of your computer is 85 out of 100 and the health score of your Windows registry is 81 out of 100. If you scored under 100 you can improve the ratings by using the Clean and Fix My Computer tool.
Statistics :
PC Health  :  85%
Registry Health : 81%                                      Wow! ……. …… Parah!
Tapi ini bisa ditangani hanya dengan salah satu fitur-nya, klik saja “Clean and Fix My Computer
Software ini membantu meng-Optimasi Windows dan men-Tune Up kinerja system computer dan Laptop sehingga running mulus, cepat dan stabilitas OS secara keseluruhan meningkat.  Fitur-fitur dan statistik kondisi computer termasuk OS dan RAM PC saat ini bisa dilihat pada jendela awal (gambar dibawah).

jv16 PowerTools membersihkan registri Windows dari data usang dan tidak dibutuhkan, memperbaiki berbagai jenis registry error, mendeteksi dan menghapus history data yang tidak dibutuhkan, mencari dan menghapus file yang tidak dibutuhkan, termasuk temp files dan duplicate files, dan masih banyak lagi fitur-fitur dari software ini.
ScreenShot :clip_image001
Operating System: Windows 2000, XP, Vista, 7 (x32 & x64)
Homepage: http://www.macecraft.com/
Tested...Worked

Ingin mencoba software ini?  Download disini :  jv16 PowerTool 2012 Beta 3 -- Full Licensi
  • Akan diperoleh file.zip JV16_POWER_TOOLS2012_77A45CC1B965271A2210212C41656A9D silahkan di-extract ke suatu folder (misal di D:).
  • Di D: akan muncul folder jv16 PowerTools 2012 2.1.0.1081 Beta 3
  • Select file setup untuk menginstall software.
  • Setelah installasi, jalankan jv16 PowerTool 2012
  • Klik Help > License Tool (atau tekan F8) > Install New License (default ditandai kotak kecil merah)
  • Muncul jendela Browse. Di field Look in, cari folder jv16 PowerTools 2012 2.1.0.1081 Beta 3 di D:
  • Klik folder jv16 PowerTools 2012 2.1.0.1081 Beta 3  dan pilih OPEN, maka muncul folder License
  • Klik kiri folder License pilih OPEN
  • Klik kiri folder Australian User PC Magazine,  pilih OPEN
  • Select file "License.xbin" yang ada di folder "License"pilih OPEN
  • SELESAI
Hasilnya :
Install New License (
default ditandai kotak kecil merah) akan berubah menjadi kotak kecil Hijau muda di jendela “Your Current License.”


Cloned Files Finder: Mencari file Terduplikasi dan Menghapus duplikasi


Sering tanpa disadari ada begitu banyak duplikasi file (cloned files) di komputer. Hal ini bisa terjadi pada semua tipe file sehingga terakumulasi ribuan cloned files. Implikasinya akan mengurangi kapasitas simpan di drive C: dan D:. Lalu bagaimana menghapusnya?

Jika komputer Anda sudah terinstall aplikasi Advanced SystemCare 4.1.0 atau versi terbaru (jika belum DOWNLOAD disini)  maka mudah menghapusnya. Tinggal membuka dan klik Tool maka akan ditampilkan jendela Toolbox. Untuk mengakses fiturnya klik Cloned Files Scanner. Fungsi fitur ini adalah:
Searches for cloned files in your system which may waste your disk space.
halaman utama advanced systemcare

Pada jendela  Cloned files Scanner klik Scan. Beri tanda check untuk di-Scan pada drive C: atau D: atau kedua-duanya. Anda juga bisa  melakukan scan terbatas pada folder tertentu, silahkan pilih Scan Folder. Klik NEXT maka  akan dibawa ke jendela Select file Types – beri tanda check (untuk di-scan) atau uncheck (untuk tipe file yang tidak akan di-scan). Klik NEXT – maka muncul total Cloned Files dan untuk melihat semuanya klik Show Results.

Akhirnya ditampilkan semua cloned files beserta jumlah duplikasi. Setiap file yang Anda shoot, akan ditampilkan file asli beserta semua duplikasinya di bawahnya. Anda pilih file mana yang dibiarkan (tandai uncheck ) atau yang akan dihapus (tandai check). Secara default semua file ditandai "check." Ingin menghapus semuanya tinggal klik Delete X.

Fitur Cloned Files Finder HANYA bisa diakses di Advanced SystemCare PRO. Artinya untuk mendapat Licence-Code harus membayar $12,97. Jangan khawatir!!!  Bagi user ASC gratisan.  Dapatkan  nmr-serinya disini tapi jika sudah dihapus coba saja  kode ini DFF7A-8204E-69ADE-0D5AA (Copy dan Paste ke box). Langsung deh!!! Anda migrasi dari Advanced SystemCare gratisan fitur terbatas menjadi  Advanced SystemCare PRO dengan fitur lengkap.

(Hanya berlaku setahun, lumayanlah!!!  Setelah habis dan masih mau. Prosedurnya un-install dulu lalu Install-ulang atau setup file software ASC yang Anda simpan (jika hilang klik DISINI asc-setup 28,6MB).
-----------------------------
Meskipun gratis, fitur Advanced SystemCare sangat lengkap seperti internet booster, registry defrag  dan smart RAM untuk mengoptimalkan speed Windows.
Advance SystemCare Terdiri 3 Bagian Utama :
  1. Maintenance Windows
    • Spyware Removal
      Mungkin ini satu-satunya software utilitas yang menyertakan fungsi mengusir program jahat (Spyware) sehingga tidak perlu download Anti-Spyaware secara terpisah.
    • Registry Fix
      Salah satu penyebab utama  Windows bekerja lambat (slow-down) adalah masalah database registry yang disebabkan  proses uninstall tidak sempurna atau komponen-komponen Active-X atau shortcut-shortcut yang rusak.
    • Privacy Sweep
      Menghapus file-file cookie, history halaman website yang dikunjungi.
    • Junk File Clean.
      Menghapus semua file sampah di hardisk sehingga memperbesar space.
  2. Diagnose System
    • System Optimization
      Mengoptimalisasi Windows sehingga proses berjalan lebih cepat.
    • Security Defense
      Memeriksa apakah Windows sudah menerapkan standar keamanan internet
    • Disk defragment
      Melihat apakah file Hardisk tersusun rapi. Karena susunan penyimpanan file sangat mempengaruhi kecepatan Windows.
    • Security Analyzer
      Advaced SystemCare menganalisa file-file system Windows termasuk registry untuk memastikan PC aman dan tidak disusupi program jahat.
  3. Utilities
    Ini favorit saya, karena ditawarkan tools yang sangat bermanfaat dan biasanya harus download secara terpisah, namun dengan Advaced SystemCare tidak perlu download lagi.
    • Tune Up
      • Disk Check: Melihat Kesehatan Hardisk
      • Disk Cleaner: Membersihkan File-file sampah

      disk-cleaner for website design
      • Game Booster: Mempercepat Speed PC untuk Game (program terpisah bisa di-download)
      • Internet Booster: Mempercepat koneksi internet
        internet booster Advanced SystemCare
          • Iobit Registry Defrag: Mengatur-ulang susunan file registry di Hardisk  agar komputer berjalan lebih cepat
            website download registry defrag Advanced SystemCare
          • Shortcut Fixer: Menghapus shortcut rusak
          • Smart RAM: Aplikasi untuk mengoptimalkan pemakaian RAM sehingga PC berjalan lebih cepat
            smart ram Advanced SystemCare for website design
        • Security
          • Driver Backup: Backup Driver dan Registry Windows
          driver backup ASC for website design
          • IE Security Assistant: Setting -setting yang harus dilakukan oleh users IE
          • System Backup: Backup File System Windows
          • System File Checker: Memastikan Files System Windows tidak rusak.
        • Admin Tools
          • Auto Shutdown: Mematikan Komputer secara terjadwal
          • Cloned File Finder: Menemukan file-file sama 
          • Context Menu Manager: Melakukan Edit pada menu popup windows
          • Disk Explorer: Melihat 10 besar file yang menggunakan space Hardisk ASC for website design
      • Restore Center: Mengakses System Restore Windows
      • Software Uninstaller: Uninstall program
      • Startup Manager: Mengedit file-file yang secara otomatis dijalankan Windows
      • System Information: Melihat spesifikasi komputer
      • Windows Manager: Melihat file-file yang sedang dijalankan, lalulintas data dan sercice yang dilakukan Windows.
      ------------------------------------------------------------ Related Posts: Free Advanced SystemCare 4.1.0 : Why should You Get It?Free Download : Maintenance PC by Advance SystemCare 4.1.0

How to Solve the Problem “Cannot delete file cannot read from the source file or disk”?

image
Masalah ini terjadi ketika saya menginstal TuneUp 2012 dan saya masukkan Serial Numbernya. Awalnya bisa dijalankan secara normal hingga kemudian tidak lagi bisa dibuka fitur-fiturnya, tetapi muncul peringatan Serial Number TuneUp Utilities 2012 saya illegal atau diperoleh melalui distribusi di internet. Saya pun memutuskan meng-Uninstal software tersebut lalu dilakukan Restart.
Kemudian saya kembali menggunakan versi sebelumnya dengan meng-Instal TuneUp Utilities 2010 yang sebelumnya telah saya gunakan. Seribukali sayang!!! Ada masalah, TuneUp Utilities 2010 hanya bisa menjalankan fitur One-Click Maintenaince saja. Saat fitur-fitur lainnya dibuka hanya memunculkan peringatan seperti saat menjalankan TuneUp 2012, yaitu seperti gambar sejenis ini (“Firefox.exe” diganti dengan kata “TuneUp Utilities”).:
images
Harus bagaimana ini?

Menghapus Folder dan File yang Membandel

Saya mencoba Uninstal TuneUp Utilities 2010 dan menghapus folder TuneUp Utilities 2012 yang berisi 1 file uluran sekitar 1,3 MB dan folder TuneUp Utilities 2010 yang berisi 1 file berukuran 1 MB pada Windows Explorer > Program Files dengan di-DELETE biasa. Sayang sekali!  Cara ini tidak mampu menghapusnya, dan hanya muncul gambar seperti di bawah ini :
image

Kemudian saya klik kanan folder TU 2012 lalu saya pilih fitur “Shredder” (yang ada pada tool Advanced SystemCare 5). Dan berhasil,  muncul kata “the File Deleted!” dan saya gunakan cara yang sama untuk menghapus folder TuneUp Utilities 2010.  - The file deleted!”  Saya lakukan Restart untuk memastikan penghapusan tersebut efektif. Namun saat dibuka Windows Explore, kedua folder itu tidak bergeming – masih ada!!!.  Bagaimana ini?

Menghapus file dan folder dengan  Scan Chkdsk

Saya mencoba cara lain untuk MENGHAPUS FOLDER ATAU FILE YANG SULIT DIHAPUS ini, yaitu dengan Scan Chkdsk.  Hal ini dapat dilakukan dengan mengikuti langkah ini :
*    Untuk Windows XP :  Klik Start > Run.  Lalu copy saja karakter biru ini  CHKDSK / F
      dan PASTE pada boks “OPEN :”  Kemudian tekan ENTER.
*    Untuk Windows 7 atau Windows Vista : Klik bola Windows dan ketik CHKDSK / F pada
      boks Start Search dan tekan ENTER.
image
Catatan: Jika folder yang Anda mencoba untuk menghapus terletak pada drive yang bukan drive C :, tambahkan huruf drive  pada akhir perintah. Misalnya contoh ini   CHKDSK / F E:
Maka Anda akan mendapati Prompt  atau pesan seperti berikut ini :
imageKetik Y dan tekan ENTER.
Lalu Anda lakukan Restart komputer dan biarkan SCAN berjalan. Setelah pemindaian selesai, saya mencoba menghapus folder tersebut. GAGAL LAGI!!!  Karena ternyata CHKDSK tetap memiliki kesalahan yang mencegahnya.

Menghapus file dan folder dengan UNLOCKER 1.9.1.exe

Saya mulai putus asa ketika akhirnya saya menemukan tool UNLOCKER 1.9.1.exe dan berhasil menghapus folder TuneUp Utilities 2012 dan TuneUp Utilities 2010 beserta file yang ada di dalamnya. Untuk downoad tool tersebut klik saja ini : UNLOCKER 1.9.1.exe (size 783,31 KB).

Bagaimana cara menghapus folder atau file yang bandel dengan UNLOCKER 1.9.1.exe?
Sangat mudah. Begitu Anda download tool diatas, langsung saja klik 2 kali untuk membukanya, maka secara otomatis tool tersebut akan ter-INSTALL di komputer. Kemudian klik kanan folder atau file yang akan dihapus lalu pilih “UNLOCKER” (dengan simbol tongkat sihir).
image
Selesai sudah, file tersebut terhapus secara sempurna.
----------------------------------------------------------------------------

Kembali ke BAGIAN PALING ATAS halaman  klik link ini!                                                  Back to Top

Tips solusi : Computer gagal masuk ke Windows


Computer dan laptop sudah menjadi kebutuhan primer bagi blogger atau webmaster.  Penggunaannya pun semakin luas dan intens. Apabila computer sudah menjadi kebutuhan utama, maka saat computer bermasalah maka kita pun sangat kesal karena aktifitas internet pun terhenti.  Jika ingin mencoba mencari solusinya, akan lebih baik lagi bila Anda memahami masalah yang dihadapi.  Berikut ini tips untuk PC atau laptop yang gagal masuk ke Windows.

Masalah kegagalan Start-up

Anda menyalakan (restart) komputer, tapi monitor hanya menampilkan error, tentu sangat  menjengkelkan. Setelah startup, dan ternyata tidak mau masuk ke Windows dengan pesan error seperti ‘dll not found’ atau ‘blue screen’ bisa disebabkan banyak hal. Antara lain :
1. Ada file Sistem operasi Windows yang secara tidak sengaja terhapus
2. Ada virus, spyware atau trojan yang ikutan ‘loading’ startup computer
3. Ada file (driver) yang rusak, dan gagal dibaca oleh Windows
4. Ada kerusakan hardware, terutama memori computer atau harddisk
5. SO Windows rusak atau instalasi tidak sempurna
6. Setting BIOS tidak benar atau ada pengubahan setting BIOS

Cara check dan tips solusi kegagalan Start-up

  1. Start-up dengan menggunakan metode ’safe mode’ (tekan F5 saat akan masuk ke OS Windows, lalu pilih safe mode).
A.  Jika berhasil masuk ke Windows berarti ada ‘loading’ yang tidak bisa dibaca oleh 
      Windows. Matikan proses loading dengan perintah ‘msconfig’ pada bagian startup 
      cara memanggilnya :         start>run>msconfig
B.  Kalau computer tidak bisa masuk ke Windows, cara termudah adalah repair Windows.
      Caranya adalah masukkan CD instalasi Windows, terus ubah BIOS untuk startup lewat
      CD/DVD-ROM, setelah instalasi, masuk ke bagian install Windows, pilihan opsi repair
      Windows. Anda bisa install ulang Windows ke folder baru atau mem-format harddisk.
  1. Bila ternyata repair Windows gagal.
    Pastikan dahulu Anda tidak mengubah-ubah setting BIOS sebelumnya. Jika pernah Anda lakukan, sebaiknya kembalikan ke seperti semula, kalau lupa sebaiknya pilih opsi Loading BIOS default.
  2. Bila semua langkah di atas gagal semua, kemungkinan ada kerusakan hardware. 
    Kerusakan biasanya ada pada memori dan harddisk. VGA dan Mainboard  juga bisa rusak, tapi kemungkinannya sangat kecil.
Note :
Kerusakan driver VGA card juga dapat menyebabkan Windows tidak bisa masuk. Anda harus startup di ’safe mode’ lalu uninstall driver VGA yang rusak dahulu, dan baru kemudian install kembali driver VGA yang benar ketika masuk ke Windows secara normal.

Laptop Tips : Why Quick Battery Power Out?

 
Battery laptop baru yang terisi penuh 100%, dalam kondisi mobile bisa dipakai selama 3 - 4 jam. Tapi dengan berjalannya waktu, usia pakainya semakin pendek. ACER saya di tahun kedua hanya dalam waktu 1/2 jam saja Laptop mati. Terpaksa battery dicabut dan hanya mengandalkan sumber listrik langsung dari stop kontak. Pengalaman ini tentu dialami banyak orang.

tips penggunaan Laptop

Ada beberapa kesalahan Pemakaian laptop yang tidak disadari. Berikut ini tips penggunaan Laptop untuk memperpanjang usia battery :

1. Setting Power Management

Untuk menemukan Setting Power Management lihat icon di sudut kanan bawah layar monitor atau di menu Control Panel. Klik iconnya untuk menampilkan konfigurasi. Bila battery masih terpasang, disarankan untuk mengaktifkan setting Power Saver.

Setting ini memperlambat kerja prosesor hingga setengah. Imbasnya, konsumsi daya menurun. Tidak perlu mengkhawatirkan kinerja menurun karena aktifitas pekerjaan yang dilakukan dalam keadaan mobile biasanya tidak membutuhkan kinerja tinggi.

Aktivitas Browsing, aplikasi office, multimedia ringan (memutar MP3 atau film non HD) dan lainnya memang tidak menuntut kinerja tinggi. Selain itu, Setting Power Management juga memiliki beberapa pilihan, seperti: Mematikan Layar, Mode Hibernate, Mematikan Harddisk dan lainnya.

2. Memperbesar Kapasitas Memori (RAM)

Hal ini untuk mengurangi peluang terjadinya pengaktifan Virtual Memory ke Harddisk. Kebutuhan daya pada Harddisk saat melakukan putaran penuh akan lebih banyak memakan daya.

3. Melakukan Defrag System

Proses Defrag untuk mempercepat waktu baca Harddisk sehingga bisa bekerja lebih efisien dan membuka aplikasi pun bisa lebih cepat.

4. Menurunkan Kontras

Menurunkan kontras layar monitor untuk menghemat konsumsi daya listrik. Anda bisa menurunkannya pada batas masih nyaman di mata, Biasanya, konfigurasi kontras layar ini sudah ada dalam Setting Power Management.

5. Matikan Proses atau Program yang berjalan di Background.

Semakin banyak proses atau program yang berjalan di background, semakin cepat pula daya listrik battery terpakai habis. Lebih baik matikan saja aplikasi yang berjalan di background. Anda dapat mematikannya melalui “Run > msconfig” lalu pilih tab “Startup”. Kemudian pilih program yang akan dimatikan dengan bijak dan hati-hati!!.

6. Jangan Tinggalkan CD/DVD pada Optical Drive

Jangan lupa mengeluarkan CD dari Optical Drive. CD terpasang akan mengkonsumsi daya dan kadangkala Optical Drive memutar sendiri. Hal ini tentu menguras daya battery.

7. Lepas Perangkat dari USB port

Meskipun hanya memakan daya kecil, perangkat yang terkoneksi pada USB port (Flash disk, USB hard drive dan lainnya) akan mengkonsumsi daya listrik. Cabut saja jika tidak digunakan.

8. Matikan Feature Konektivitas yang Tidak Perlu

Matikan konektivitas Wi-Fi atau Bluetooth bila tidak diperlukan. Perangkat ini akan terus-menerus mengirim sinyal dan tentu sja mengkonsumsi daya listrik. Misalnya, jika Anda hanya memerlukan Wi-Fi, maka bluetooth bisa Anda matikan.

9. Pilih Mode Hibernate, bukan Standby

Bila Laptop tidak digunakan sementara masih hidup, akan lebih baik bila Anda masuk ke Mode Hibernate yang mana seluruh perangkat akan dimatikan dan tidak memerlukan daya listrik. Sedangkan pada mode Standby, arus listrik diperlukan. Dari segi kecepatan inisialisasi, memang mode Standby lebih cepat. Namun, hal ini tidak sebanding dengan daya listrik yang diperlukan.